Momen hari Kemerdekaan Republik
Indonesia Ke-67 yang beriringan dengan hari Raya Idul Fitri 1433 H, diperingati
masyarakat Desa Bingin Rupit dengan Meriah dan Khidmat. Dalam rentang waktu 5
hari, tanggal 17-21 Agustus 2012, pemuda-pemudi Desa setempat yang tergabung
dalam Karang Taruna Desa Bingin Rupit (Karta D’biru), menyelenggarakan kegiatan
yang bertemakan “Bersatu Dalam Kemenangan
yang Fitri”. Kegiatan ini meliputi Buka Bersama, Takbir Kemenangan, Halal
Bihalal, dan rangkaian perlombaan hari Kemerdekaan. Perlombaan yang
dipertandingkan, diantaranya Bidar, Panjat Pinang, Sepeda Motor Santai, Modeling,
Cepat Tepat, Menggambar, Makan Kerupuk, Balap Karung, Joged Bola, Bayi
Merangkak, Stand Up Comedy, Futsal, dan Tarik Tambang.
Kegiatan Buka Bersama seluruh elemen
masyarakat Desa Bingin Rupit, baik Aparatur Desa maupun masyarakat
diselenggarakan pada hari Jum’at 17 Agustus 2012. Ketua Pelaksana, Harmawan
menjelaskan selain Buka Bersama, kegiatan ini diselingi dengan Do’a bersama dan
Muhasabah yang dipimpin oleh Tokoh Agama setempat, Berlian Safri dan
dilanjutkan dengan Isya dengan Tarawih berjamaah. Dalam kegiatan ini dihadiri
oleh Kepala Desa, Sekretaris Desa, Ketua BPD dan Anggota, seluruh Kadus, Kaur, Anggota
Karang Taruna dan sebagian masyarakat di sekitar Masjid Nurul Huda.
Tanggal 18 Agustus 2012, bakda Isya masyarakat
yang dimotori oleh Karta D’biru melakukan pawai akbar (takbiran) dalam menyeru
hari kemenangan, yaitu Idul Fitri 1433 H. Adapun rute dari kegiatan ini adalah
mengelilingi seluruh jalan inti Desa Bingin Rupit, dengan mengendarai kendaraan
seperti mobil dan motor. Selanjutnya kegiatan Halal Bihalal Hari Raya Idul
Fitri 1433 H. Sama seperti hari lebaran sebelumnya, antar anggota Karta D’biru saling
berkunjung satu sama lain.
Untuk kegiatan perlombaan hari Kemerdekaan,
pelaksanaannya agak berbeda dengan ketiga kegiatan sebelumnya. Karena kegiatan
ini, dibuka secara langsung oleh Kepala Desa Amancik HW yang didampingi oleh
Wakil ketua BPD, Marzuki. Pembukaan ini dilaksanakan tanggal 20 Agustus 2012
pukul 14.00 WIB di bawah Jembatan Gantung Pulau Napal Desa Bingin Rupit, yang
dilanjutkan kegiatan perlombaan Bidar Putra dan Putri. Kegiatan ini disaksikan
oleh ribuan masyarakat, baik masyarakat setempat, maupun masyarakat dari luar
yang sedang melakukan kunjungan silaturahmi kerumah saudaranya di Bingin Rupit.
Dalam pidato pembukaanya, Kepala Desa Bingin Rupit, Amancik HW menyampaikan
rasa bangga terhadap kemajuan yang dilakukan pemudanya. Beliau juga menegaskan
akan tetap mendukung segala bentuk kegiatan positif yang dilakukan oleh
warganya. “Saya bangga terhadap pemuda Desa ini, karena terus memberikan kemajuan.
Kami dari Pemerintahan Desa akan terus mendukung terhadap keinginan masyarakat
untuk menyelenggarakan kegiatan yang positif untuk Desa ini. Semoga kegiatan
seperti ini akan tetap berlanjut untuk kedepannya” ungkap Kepala Desa Bingin
Rupit.
Di hari terakhir, tanggal 21 Agustus
2012 dimulai pukul 10.30 WIB, yang belum ditandingkan semuanya diperlombakan di
tiga lokasi, yaitu di Balai Desa (Modeling, Bayi Merangkak, Cepat Tepat, dan Menggambar),
Simpang Tiga Dusun II (Tarik Tambang, Sepeda Motor Santai, Panjat Pinang, Balap
Karung, Joged Bola, Makan Kerupuk), dan di Jalan Tembus Kampung V (Futsal).
Perlombaan ini sendiri berakhir pukul 17.00 WIB dilangsungkan rangkaian kegiatan
penutup dan pembagian hadiah Kegiatan penutup ini sendiri kembali dipimpin oleh
Kepala Desa Amancik HW yang didampingi oleh Ketua PKK Bingin Rupit Hadisa.
Di tempat terpisah, Ketua Karta
D’biru, Al Katiri menjelaskan kalau kegiatan ini adalah salah satu dari agenda
besar dan bagian dari Program Kerja Karta D’biru periode 2011-2013. “Kegiatan
ini adalah bagian dari program kerja kami diantara agenda besar lainnya, seperti
hari perayaan dan kegiatan desa lainnya. Saya mengucapkan terima kasih kepada
semua panitia dan anggota Karang Taruna. Saya berharap seluruh pengurus dan
anggota memberikan kesan positif terhadap masyarakat Desa Bingin Rupit ini”
jelas Al Katiri di sela-sela rapat pembubaran panitia kegiatan ini.
Dalam kegiatan ini, semua masyarakat
antusias mengikuti semua acara demi acara. Masyarakat juga merasa puas dan
terharu, karena pada kegiatan ini semua masyarakat dari semua Dusun dan
perantauan berkumpul dalam satu tempat dengan canda, tawa, dan kekompakkan.
