KAHITNA YUSUF

KAHITNA YUSUF

Sunday, 31 October 2010

INSHA ALLAH


Everytime you feel like you cannot go on
You feel so lost
That your so alone
All you see is night
And darkness all around
You feel so helpless
You can’t see which way to go
Don’t despair and never loose hope
Cause Allah is always by your side
Insya Allah, Insya Allah, Insya Allah
You’ll find your way
Everytime you can make on more mistake
You feel you can’t repent
And that is way too late
Your’re so confuse wrong decisions you have made
Haunt your self and your heart is full of shame
Turn to Allah
He’s never far away
Put your trust to him
Raise your hands and pray
Ooo... Ya Allah
Guide my steps, don’t let me go astray
You’re the only one that showed me the way
Showed me the way

* Lagu yang menginspirasikan para Laskar Pejuang FKIP Madani dalam Kursus Bahasa Inggris. Kami mempunyai impian-impian yang besar, yaitu study keluar negeri. Insya Allah, Amin, Ya Rabbil alamin.
Persembahan Khusus Buat:
“ Walton Andespa, Ramlan Sarpai, Angga Putra, Saddam Husin, Habibullah, Darmilus “

PUISI DAKWAH


Katakanlah, “Inilah jalanku, aku mengajak kalian kepada Allah dengan bashiroh,
aku dan pengikut-pengikutku – mahasuci Allah,
dan aku bukan termasuk orang-orang yang musyrik”.

Jalan dakwah panjang terbentang jauh ke depan
Duri dan batu terjal selalu mengganjal, lurah dan bukit menghadang
Ujungnya bukan di usia, bukan pula di dunia
Tetapi Cahaya Maha Cahaya, Syurga dan Ridha Allah
Cinta adalah sumbernya, hati dan jiwa adalah rumahnya

Pergilah ke hati-hati manusia ajaklah ke jalan Rabbmu
Nikmati perjalannya, berdiskusilah dengan bahasa bijaksana
Dan jika seseorang mendapat hidayah karenamu
Itu lebih baik dari dunia dan segala isinya…

Pergilah ke hati-hati manusia ajaklah ke jalan Rabbmu
Jika engkau cinta maka dakwah adalah faham
Mengerti tentang Islam, Risalah Anbiya dan warisan ulama
Hendaknya engkau fanatis dan bangga dengannya
Seperti Mughirah bin Syu’bah di hadapan Rustum Panglima Kisra

Jika engkau cinta maka dakwah adalah ikhlas
Menghiasi hati, memotivasi jiwa untuk berkarya
Seperti Kata Abul Anbiya, “Sesungguhnya sholatku ibadahku, hidupku dan matiku semata bagi Rabb semesta”
Berikan hatimu untuk Dia, katakan “Allahu ghayatuna”

Jika engkau cinta maka dakwah adalah amal
membangun kejayaan ummat kapan saja dimana saja berada
yang bernilai adalah kerja bukan semata ilmu apalagi lamunan
Sasarannya adalah perbaikan dan perubahan, al ishlah wa taghyir
Dari diri pribadi, keluarga, masyarakat hingga negara
Bangun aktifitas secara tertib tuk mencapai kejayaan

Jika engkau cinta maka dakwah adalah jihad
Sungguh-sungguh di medan perjuangan melawan kebatilan
Tinggikan kalimat Allah rendahkan ocehan syaitan durjana
Kerjakeras tak kenal lelah adalah rumusnya,
Tinggalkan kemalasan, lamban, dan berpangkutangan

Jika engkau cinta maka dakwah adalah taat
Kepada Allah dan Rasul, Alqur-an dan Sunnahnya
serta orang-orang bertaqwa yang tertata
Taat adalah wujud syukurmu kepada hidayah Allah
karenanya nikmat akan bertambah melimpah penuh berkah

Jika engkau cinta maka dakwah adalah tadhhiyah,
Bukti kesetiaan dan kesiapan memberi, pantang meminta
Bersedialah banyak kehilangan dengan sedikit menerima
Karena yang disisi Allah lebih mulia, sedang di sisimu fana belaka
Sedangkan tiap tetes keringat berpahala lipat ganda

Jika engkau cinta maka dakwah adalah tsabat,
Hati dan jiwa yang tegar walau banyak rintangan
Buah dari sabar meniti jalan, teguh dalam barisan
Istiqomah dalam perjuangan dengan kaki tak tergoyahkan
Berjalan lempang jauh dari penyimpangan

Jika engkau cinta maka dakwah adalah tajarrud
Ikhlas di setiap langkah menggapai satu tujuan
Padukan seluruh potensimu libatkan dalam jalan ini,
Engkau da’i sebelum apapun adanya engkau
Dakwah tugas utamamu sedang lainnya hanya selingan

Jika engkau cinta maka dakwah adalah tsiqoh
Kepercayaan yang dilandasi iman suci penuh keyakinan
Kepada Allah, Rasul, Islam, Qiyadah dan Junudnya
Hilangkan keraguan dan pastikan kejujurannya…
Karena inilah kafilah kebenaran yang penuh berkah

Jika engkau cinta maka dakwah adalah ukhuwwah
Lekatnya ikatan hati berjalin dalam nilai-nilai persaudaraan
Bersaudaralah dengan muslimin sedunia, utamanya mukmin mujahidin
Lapang dada merupakan syarat terendahnya , itsar bentuk tertingginya
Dan Allah yang mengetahui menghimpun hati-hati para da’ie dalam cinta-Nya
berjumpa karena taat kepada-Nya
Melebur satu dalam dakwah ke jalan Allah,
saling berjanji untuk menolong syariat-Nya

DIBALIK NAMA HARUM R.A KARTINI


Dengan menyebut Nama Allah. Segala puji hanya tercurahkan bagi Allah SWT. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Rasulullah SAW, segenap keluarga, para sahabat dan pengikutnya yang selalu menorehkan keringat dan darah demi memperjuangkan Dien yang diridhoi Allah SWT.
            Ketika sebuah keteladanan menjadi langka dinegeri kita tercinta. Ketika pribadi santun, bersih, toleran, konsisten, teguh pendirian bukanlah  dongeng belaka. Perjalanan pengukir sejarah negeri, panutan bangsa Indonesia.
            Sejarah Islam dipenuhi dengan peristiwa besar dan berpengaruh terhadap peradaban. Kita berada di sini, saat ini, dan dalam kondisi seperti ini adalah buah dari karya besar para pendahulu kita. Karena jasa merekalah saat ini kita menikmati kehidupan seperti sekarang. Oleh karena itu, sudah sepantasnyalah kita mengenang, mengingat, mempelajari, dan meneladani kehidupan dan perjuangan mereka.
            Tak terkecuali orang-orang besar yang telah mengukirkan karyanya dalam sejarah adalah wanita-wanita Islam. Para muslimah bahu membahu, berkontribusi  dan turut berjuang bersama kaum lelaki dalam membela yang hak. Musuh-musuh Islam tahu bahwa wanita merupakan salah satu unsur kekuatan masyarakat Islam.  Musuh-musuh Islam telah menempuh berbagai cara untuk merusak wanita muslimah. Oleh karena itulah, kita harus kembali mengungkap kembali profil dan meneladani perjuangan wanita-wanita muslimah sebagai bekal untuk mengangkat harkat dan derajat wanita muslimah. Setiap pejuang muslimah memiliki keistimewaan dan sarat dengan nilai-nilai positif yang telah mengukirkan sejarahnya dalam sejarah Islam.
Melirik nama-nama wanita muslimah pengukir sejarah. Pasti sebagian orang-orang langsung membincangkan Khadijah R.A, mungkin juga Saudah binti Zam’ah. Sesosok  wanita yang sukses dalam perniagaan, seorang saudagar wanita terhormat dan kaya raya serta penderma. Wajar jika semua orang mengedepankannya.
Tapi, sebagai orang-orang yang berjiwa Nasionalis yang tinggi, tentunya kita tidak mengabaikan satu wanita yang bisa menjadi panutan para kaum Hawa era sekarang.  ketika di masa tua dunia ini, para ladies lebih mengedepankan Luna Maya, Sandra Dewi, dan banyak lagi entertainer  yang bukan sepantasnya menjadi cerminan untuk kehidupan. Layaknya kita kembali membuka tumpukan-tumpukan buku waktu mengenyam pendidikan Sekolah Dasar dan SMP. 21 April dua abad yang lalu tepatnya tahun 1879, negeri ini terlahirkan sesosok wanita dari keluarga bangsawan. Wanita yang geliat melawan himpitan Hegemoni, atas nama tradisi, dan atas nama Ilahi.
Ya, Raden Ajeng Kartini, yang lebih kita kenal dengan R.A.Kartini. Sebenarnya tidak ada yang perlu dibanggakan tentang Kartini pada kepemimpinan orde baru, nama ampuh yang dipakai untuk melumpuhkan semua imajinasi perempuan selama 32 tahun. Bagaimana tidak jengkel dengan sosok wanita tangguh ini, atas namanya, bertahun-tahun lamanya pergerakan perempuan digerakkan menjadi lomba kebaya, memasak dan paduan suara. Orang boleh saja mengatakan itu bukan salah Kartini tetapi salah penguasa pada saat itu yang menggunakan Kartini sebagai alat untuk membungkam tokoh-tokoh perempuan yang non-Jawa. Paling tidak dalam sejarah tercatat ada nama Siti Roehana dari Kotagadang, Sumatera Barat, lahir tidak beda jauh dengan Kartini pada tanggal 20 Desember 1884. Jasa Roehana mendirikan Sekolah Perempuan pada tahun 1911 dan mendirikan surat kabar perempuan pertama Soenting Melajoe pada tahun 1912 tidak terdengar gaungnya apalagi suaminya Abdoel Koeddoes adalah seorang pemberontak yang menentang Belanda.
Memang lebih tepat memilih wanita yang sering dijulukin “harum namanya” , sebagai ikon perempuan yang penuh semangat. Ya, pada surat-surat kartini tertulis pemikiran-pemikirannya tentang kondisi sosial saat itu, terutama tentang kondisi perempuan pribumi. Kebanyakan surat-surat yang dibuat R.A kartini adalah tentang keluhan dan gugatan, Khususnya menyangkut budaya di jawa yang dipandang sebagai penghambat kemajuan perempuan. Dengan tekadnya, dia ingin wanita memiliki kebebasan menuntut ilmu.
            Pada masanya, R.A Kartini juga memberi pandangan kritis mengenai tata cara beragama. Kata-kata kritisnya membuat kehidupan sosial pada saat itu sadar akan pentingnya sebuah Agama. “ mengapa kitab suci harus dilafalkan dan dihafalkan tanpa wajib dipahami”, Agama harus menjaga kita dari berbuat dosa, tetapi berapa banyaknya dosa diperbuat orang atas nama Agama” bagian dari seberapa banyak kutipan R.A Kartini tentang Agama.
            Adakah yang berbeda dari apa yang digoreskan Kartini tentang kebebasan dan perjuangan perempuan pada Era sekarang? Sepanjang sejarah tulisan perempuan yang dituangkan dalam bentuk esei, cerita, dan sajak masih mengungkapkan kegelisahan yang sama. Melalui berbagai variasi tema dan suara, kita melihat kontemplasi para penulis perempuan mengenai dunianya, pilihannya dan mimpi-mimpinya.
“Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Qur’an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.” (QS Yusuf: 111)

Thursday, 28 October 2010

IKATAN ALUMNI SMA NEGERI RUPIT


Akankah perubahan itu berawal dari sini?
Pemuda adalah cadangan pemimpin untuk masa mendatang. Pemudalah yang menjadi peta kekuatan untuk sebuah pergerakan. Layaknyalah seorang pemuda di kedepankan untuk diberi leluasa/ wadah pengembangan diri. Dengan pergantian masa ke masa, dunia pun semakin maju dan perlu para pemikir-pemikir yang dapat menyeimbangkan pesatnya dunia Globalisasi seperti saat ini.
Kecamatan Rupit adalah salah satu wilayah yang sangat memprihatinkan kondisi ke pemudaannya. Kriminalitas yang terjadi di daerah ini hampir 85% dilakukan oleh remaja. Dengan kondisi seperti ini jelas memprihatinkan bagi kita semua, di mana pemuda tak dianggap sebagai “Iron Stock” lagi, melainkan sebagai perusak bangsa.
Di sisi lain, dalam sebuah kemajuan suatu lembaga, daerah juga pergerakan, persatuan dan kesatuan juga menjadi modal terpenting di dalamnya. Mengingat 65 tahun silam, dimana para pemuda-pemuda Indonesia merebut kemerdekaan yang di kuasai oleh kolonial Belanda. Kesatuan dan persatuan lah yang menjadi benteng kejayaannya. Visi dan misi yang sama kemudian menyulapkan betapa indahnya berada di negeri Permai ini. Ormas-ormas banyak di dirikan untuk kemudian memberi ruang gerak para pemuda-pemuda pada saat itu.
Inilah yang kemudian membuat hati kami tersentuh. Sebagai seorang pemuda calon penerus bangsa, sekelompok kecil kami ingin membuat sebuah kebersamaan pemuda yang utuh, yang dapat menjadi calon pemimpin yang berjiwa kritis dan edukatif. Bukan suatu mimpi lagi, mengingat semangat dan potensi-potensi yang dimiliki sangatlah selaras.
Perencanaan besar itu telah tergerakkan, meskipun pedal gas tidak terlalu tangkas dalam menyulap impian-impian ini. Sudah ada pertemuan awal, berarti sudah siap dengan pertemuan lanjutan. Pemandangan yang sangat luar biasa, antusias pemuda-pemudi amatlah membara.
Insyaallah kami (pemuda-pemudi) nantinya dapat memposisikan diri sebagai agen oposisi sejati yang selain ikut andil dalam kegiatan sosial, juga berperan serta dalam mengembalikan Alumni sebagai pemuda dan pemudi kepada hakikatnya yang selaras dengan visi dari kesatuan pemuda-pemudi ini.
Dan tepat di tahun 2010 ini, dengan semangat membara, Alumni SMA Negeri Rupit Membuat suatu kesepakatan mengadakan pembentukan wadah alumni, yaitu Ikatan Alumni SMA Negeri Rupit. Semoga dapat terwujud berdasarkan impian kami-kami alumni ini. Juga semoga organisasi ini dapat disambut antusias dan diterima di masyarakat luas, Kecamatan Rupit khususnya.

Hidup Pemuda-pemudi Rupit, Bangkit dan Bergeraklah untuk Perubahan…!!!

Salsabillah Jannah*


Salsa, Aku menatapmu dibalik keramaian.
Setiap gerak gerik mu sudah menjadi tontonan indah sesaatku.
Kau tak berhenti menebarkan pesona indah mu, memikat hati-hati yang terjajah.
Gaun indah berbalut sutera menyelimuti tubuh mu.
Jilbab putihmu melambai-lambai diterpa hembusan angin.
Mata sipit mu berkedip-kedip lembut.
Salsa, kau bagaikan sekuntum bunga.
Bunga yang mekar, indah nan menawan.
Jangan kau biarkan kumbang-kumbang nakal menghinggapi mu.
Biarkan kemekaran mu tetap merekah, tetap menebar indah dan wangi.
Hingga sampai waktunya Sang Pemilik Cinta mengutus kekasih-Nya untuk memetik mu.
<span class="fullpost">

Mekar mu hanya sekali, jangan biarkan layu merenggut mu begitu saja.
Karena layu selalu menjanjikan kesuraman.
Salsa, kau Bidadari nyata yang dihadirkan dalam kehidupanku.
Mendapatkan mu adalah mimipi sesaat ku, impian besar ku adalah memilikimu.
Tapi aku tak boleh egois.
Pasangan tulang rusukku telah dirancang Sang penentu jodoh.
Tapi tak menutup kemungkinan bagiannya ada untuk mu.

*Untuk Salsa (bla..bla..bla..) yang telah membngkitkan rasa kagum ku karena keayuan dan ketaatannya kepada sang pencipta.</span>