KAHITNA YUSUF

KAHITNA YUSUF

Tuesday, 4 January 2011

BERINGIN JAYA IMPIAN

Tepat 18 Oktober 20 tahun yang lalu, saya dilahirkan di desa ini. sebagian masa kecil dan seluruh masa SMP dan SMA saya habiskan di sana. Di sini ku menanamkan cita-citaku, yang insya Allah kelak tercapai, salah satunya ku persembahkan di sini. Sangat banyak pelajaran berharga yang ku raih disini. Ya, di sini, di desa penuh harapan. Desa Beringin Jaya.
Sekarang Beringin Jaya adalah salah satu dari beberapa desa pemekaran di kecamatan Rupit. Sebelumnya wilayah Beringin Jaya termasuk dalam desa Bingin Rupit, yang kemudian terpisahkan. Selama tergabung dalam desa Bingin Rupit, dulunya wilayah ini lebih akrab di kenal dengan Bingin Ilir.
Semenjak terpisahkan, ada sedikit dinamisasi di daerah ini. dengan predikat sebagai wilayah mandiri, pembangunan di desa ini mulai tertata.
Tetapi ada sedikit kendala dalam tatanan kehidupan bermasyarakat desa ini. yaitu tidak mumpuninya SDM (Sumber Daya Manusia) yang bisa bersaing di tatanan birokrasi secara umum. Ini bisa dilihat dari masyarakatnya yang belum ada menjabat Pegawai Negeri ataupun orang yang mempunyai top relation (Relasi yang baik). Ditambah lagi, tidak adanya wadah kepemudaan yang secara praktis menampung remaja-remaja yang tidak melanjutkan pasca dunia sekolah. Sehingga mereka hanya bisa pasif dalam menggunakan hak nya sebagai seorang pemuda.
Tetapi ini bukanlah kendala kronis. Masih banyak kesempatan untuk memperbaiki kemirisan tersebut. Ini bukan tugas satu orang saja membenahinya, tetapi semua elemen masyarakat beringin jaya.
Akhir bulan ini, demokrasi desa Beringin Jaya sedang berkoar. Setelah mendeklarasikan sebagai desa baru, tentunya rakyat Beringin Jaya harus mandiri. Setidaknya, bisa langsung dipimpin oleh masyarakatnya sendiri. Ini adalah moment yang tepat untuk kita mencari pahlawan terhadap kondisi itu. Beringin Jaya butuh sosok kepahlawanan yang bisa meminimalisirkan dan bahkan menghapuskan bibit –bibit yang membuat kebobrokan desa ini. Pahlawan itu adalah pemimpin baru desa Beringin Jaya, tepatnya adalah Kepala Desa (KADES). Beliaulah yang diharapkan bisa memutar laju perahu masyarakat Beringin Jaya untuk menuju dermaga kesejahteraan.
Beringin Jaya harus terbebas dari ketertinggalan. Beringin Jaya harus menumbuhkan jiwa-jiwa kepemimpinan kepada masyarakatnya. Mari bersama untuk bersatu, bersatu untuk tekadkan diri, menjadikan Beringin Jaya sebagai desa impian.

“ Yang bisa memimpin, harus berani maju kedepan. Yang mau berubah, harus membuka pikirannya. Tak bisa memimpin, harus sama-sama ikut bergerak. Memimpin tak bisa, diajak bergerak tak mau ikut. Lebih baik duduk saja di tepi, atau keluar sama sekali. “

No comments:

Post a Comment

Ada Komentar?